SPRING

SALE

Save Up to 50%

Subuh-subuh di Florence, pengalaman ini yang bakal kamu dapat!

May 3, 2018

 

Perjalanan ke Florence, Italia, merupakan salah satu perjalanan darat yang cukup menantang. Mengapa?

 

Karena letaknya yang berada di bagian utara Italia, kota ini memiliki jalan berbukit yang menanjak sehingga bus atau mobil yang kita naiki sedikit berat jalannya.

 

Jika kita menempuh perjalanan dari Roma dengan menaiki angkutan umum (bus), jadwal yang tersedia kebanyakan sore atau malam hari. Sementara Terminal Roma (Roma Tiburtina Bus Station), ngga jauh beda sama Terminal Kampung Rambutan; banyak premannya.

 

Di terminal, kadang kita suka ragu sama bus parking lot  dan nomor busnya. Saat kamu bertanya ke orang lokal, apakah bus ini atau bus itu jurusan ke Florence, mereka mungkin akan mengatakan "no Florence!". Jangan keburu stress dulu! 

 

Beberapa orang Italia tidak menyebut kota ini dengan Florence melainkan "Firenze" atau sebagian ada juga yang hanya mengerti jurusan "Bolzano" yang kebetulan melewati Florence. Ada baiknya kamu tidak bertanya pada sembarang orang apalagi turis Asia yang mungkin sama ngga tahunya sama kamu. Bertanyalah pada tukang tiket bus (tukaaaang..), sopir, ataupun kondektur bus. Biasanya mereka bisa Bahasa Inggris juga sedikit-sedikit.

 

Perjalanan dari Roma ke Florence ditempuh dalam waktu 3 jam, jika tidak macet. Bagusnya kalau berangkat malam hari, kamu akan bebas dari terik matahari dan macet. Tapi, sesampainya di Florence kamu mungkin bakal merinding!

 

Pasalnya, begitu sampai Florence, kamu akan turun di sebuah shelter bus yang berada di suatu jalan yang sangat sepi. Kamu harus berjalan menyusuri jalan naik (yang menanjak, jangan menurun) ke arah pusat kota. Kamu akan menemukan Gedung Pelatihan Militer Florence. Terus susuri hingga kamu menemukan Florence Central Station (Santa Maria Novella). Di depannya, ada McDonalds yang bisa kamu jadikan tempat singgah beli minum atau isi perut.

 

Nah, begitu kamu siap berpetualang subuh, kita mulai dengan menyusuri jalanan Florence. 

 

Jalanan di Florence di kala subuh sangat indah. Kamu akan menyusuri jalanan konblok khas Romanian diterangi lampu-lampu jalan berwarna kuning keemasan.Sangat cocok untuk hunting foto. Penduduk Florence biasanya mulai beraktivitas pukul 6 pagi. Jadi kalau kita ambil foto landscape atau selfie, ngga bakal ada photobomb!

 

 

 

Mulai dari pusat kota, kamu bisa menuju ke Galeri Uffizi. Di gallery ini ada patung Neptunus yang terkenal, atau Piazza della Signoria. Kembali berjalan melewati Galeri Uffizi, kamu bisa menemukan tembok seperti benteng di ujung koridor. 

 

 

Inilah Sungai Arno, sungai yang diambil namanya dari Dewa Sungai atau Arno.

Sungai ini panjangnya lebih dari 8000 kilometer dan mengalir ke Laut Terenian. Di sini kamu bisa mengabadikan momen terbitnya sang surya di Sungai Arno.

 

 

 

Dari Sungai Arno, mumpung matahari belum terlalu tinggi, kamu bisa jalan ke Piazza del Duomo. Matahari yang terbit dari ujung jalan sangat indah  untuk difoto. Hanya saja kamu harus memastikan spot foto terlebih dahulu mengingat bentuk Piazza yang dimensinya cukup rumit.

 

Udah ngga sabar hunting matahari terbit di Florence? Yuk, berangkat sekarang!

 

 

 

Please reload

Please reload

Indekostour.

PT Ilumina Trans Indonesia. All rights reserved.